Gangguan pada lambung dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga serius. Sayangnya, banyak orang mengabaikan gejala awal yang muncul. Artikel ini akan membahas jenis-jenis penyakit lambung, gejalanya, dan cara mengatasinya agar Anda bisa mengambil tindakan lebih dini.
Apa Itu Lambung?
Lambung adalah organ pencernaan utama yang terletak di bagian kiri atas rongga perut. Fungsinya penting dalam proses pencernaan, yakni menghancurkan makanan, menyerap nutrisi, dan meneruskannya ke usus halus. Untuk menjalankan fungsinya, lambung memproduksi asam lambung dan enzim.
Namun, ketika produksi asam lambung berlebihan atau ada kerusakan pada lapisan pelindung lambung, maka dapat timbul berbagai jenis penyakit lambung yang perlu diwaspadai.
7 Macam Penyakit Lambung dan Gejalanya
1. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
GERD adalah kondisi saat asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus), menyebabkan iritasi hingga peradangan.
Penyebab utama:
Konsumsi alkohol berlebihan
Merokok
Minuman berkafein seperti kopi dan teh
Obesitas
Langsung tidur setelah makan
Gejala GERD:
Rasa asam di mulut
Nyeri dada dan tenggorokan
Perut kembung
Sering sendawa dan cegukan
Batuk kering
Kesulitan menelan
Komplikasi:
Perdarahan di esofagus
Peradangan kronis
Penyempitan esofagus
Risiko kanker esofagus jika dibiarkan
2. Gastritis (Radang Lambung)
Gastritis terjadi ketika lapisan pelindung lambung (mukosa) rusak, sehingga asam lambung mengiritasi jaringan lambung.
Penyebab umum:
Konsumsi alkohol
Stres berat
Infeksi bakteri Helicobacter pylori
Penggunaan obat anti-inflamasi seperti ibuprofen dan aspirin
Autoimun dan faktor usia
Gejala Gastritis:
Mual dan muntah
Nyeri di perut atas
Perut terasa penuh dan kembung
Tinja berwarna gelap
Muntah darah (pada kasus berat)
3. Tukak Lambung (Ulkus Peptikum)
Tukak lambung adalah luka terbuka pada dinding lambung atau usus dua belas jari akibat terkikisnya lapisan pelindung.
Penyebab utama:
Infeksi H. pylori
Penggunaan jangka panjang NSAID (aspirin, ibuprofen)
Rokok dan alkohol
Makanan sangat pedas
Gejala Tukak Lambung:
Nyeri ulu hati
Nafsu makan berkurang
Berat badan menurun
Feses berwarna hitam
Mual, muntah, dan perut kembung
Jika dibiarkan, tukak lambung bisa menyebabkan perdarahan dan komplikasi serius.
4.Gastroparesis
Gastroparesis adalah kondisi saat otot-otot lambung melemah, sehingga makanan tidak dicerna dengan baik dan tertahan terlalu lama.
Penyebab umum:
Diabetes
Gangguan saraf lambung
Hipotiroidisme
Efek obat narkotik
Terapi radiasi di area perut
Gejala Gastroparesis:
Mual dan muntah
Mudah kenyang
Berat badan turun
Kadar gula darah tidak stabil
Perut terasa penuh dan sakit
5. Dispepsia (Maag)
Dispepsia adalah istilah umum untuk rasa tidak nyaman di perut bagian atas yang sering kali dikaitkan dengan beberapa penyakit lambung seperti tukak lambung, gastritis, atau GERD.
Faktor pemicu:
Stres dan kecemasan
Pola makan tidak teratur
Obesitas
Infeksi bakteri
Konsumsi makanan berminyak dan pedas
Gejala Dispepsia:
Nyeri ulu hati
Perut terasa panas
Mual dan muntah
Mudah kenyang
Penurunan berat badan
6. Kanker Lambung
Kanker lambung terjadi saat sel abnormal tumbuh di jaringan lambung. Meski perkembangan kanker ini tergolong lambat, deteksi dini sangat penting.
Faktor risiko:
Merokok
Infeksi H. pylori
Pola makan tinggi daging merah
Kurang konsumsi sayur dan buah
Riwayat keluarga
Gejala kanker lambung:
Nyeri perut kronis
Penurunan berat badan drastis
Muntah darah
Kesulitan menelan
Feses berwarna hitam
Ini adalah jenis penyakit lambung yang paling serius dan bisa berakibat fatal jika tidak ditangani.
7.Gastroenteritis (Flu Lambung)
Gastroenteritis adalah peradangan pada lambung dan usus akibat infeksi virus atau bakteri. Umumnya menyerang anak-anak, tapi juga bisa dialami orang dewasa.
Penyebab umum:
Virus (norovirus, rotavirus)
Bakteri (campylobacter)
Konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi
Kontak dengan penderita
Gejala Gastroenteritis:
Diare
Mual dan muntah
Demam ringan
Sakit perut
Tubuh lemas akibat dehidrasi
Cara Mencegah dan Mengobati Penyakit Lambung
Pencegahan:
Konsumsi makanan sehat dan teratur
Hindari makanan terlalu pedas, asam, dan berminyak
Cukup tidur (minimal 7-8 jam per malam)
Kelola stres dengan baik
Berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol
Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah, sayur, dan biji-bijian
Pengobatan:
Jika penyakit lambung sudah parah, pengobatan medis diperlukan. Dokter mungkin akan meresepkan:
Antibiotik: untuk infeksi bakteri H. pylori
Antasida: untuk menetralkan asam lambung
Obat penghambat pompa proton (PPI): untuk mengurangi produksi asam
Antagonis reseptor H2: untuk meredakan gejala GERD dan tukak lambung
Kesimpulan
Sebagian besar penyakit lambung berawal dari gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang buruk, stres berlebihan, hingga kebiasaan merokok. Dengan memperbaiki gaya hidup dan waspada terhadap gejala yang muncul, Anda bisa mencegah dan menangani penyakit lambung sejak dini.















