Apis Dorsata
-
Ukuran besar: Lebah ini jauh lebih besar dengan panjang tubuh mencapai 17–20 mm.
-
Bersarang di alam terbuka: Apis dorsata membangun sarangnya di tempat tinggi seperti dahan pohon besar dan tebing batu.
-
Sarang tunggal: Setiap koloni memiliki satu sarang besar berbentuk seperti kipas atau sisir terbuka, menggantung secara vertikal.
Apis Mellifera
-
Ukuran sedang: Lebah ini berukuran sekitar 12–15 mm, lebih kecil dari Apis dorsata.
-
Berwarna cokelat kekuningan dengan garis-garis gelap di bagian perutnya.
-
Dibudidayakan: Apis mellifera mampu hidup dalam kotak-kotak budidaya (stup).
Trigona
-
Tidak memiliki sengat
-
Ukuran tubuh sangat kecil: Hanya sekitar 3–5 mm.
-
Membuat sarang dalam rongga tertutup: Biasanya di batang pohon berlubang, bambu, atau kotak kayu khusus.
-
Sarang berbentuk seperti gua: Dengan struktur lilin unik dan bilik-bilik kecil tempat penyimpanan madu dan pollen.
Madu dari Sarang lebah langsung di kemas.
Produk Madu Keva dari lebah unggulan dari tiga jenis:
-
Apis Dorsata,
-
Apis Mellifera,
-
Apis Florea – Trigona Klanceng,
Dipanen dari Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Pulau Bengkalis Riau, Sumatra, Sumbawa dan Ujung Kulon Banten. Madu Keva menawarkan manfaat maksimal untuk kesehatan, energi, dan imunitas.
Lebah hutan
Apis dorsata – Lebah hutan raksasa
- Hidup liar di hutan dan tebing tinggi
- Menghasilkan madu hutan alami dan kaya nutrisi
- Tidak bisa dibudidayakan, hanya dipanen secara alami
Lebah budidaya
Apis mellifera – Lebah budidaya
-
Dibudidayakan di kotak/stup oleh peternak
-
Madu berwarna cerah, rasa lembut, dan produksi tinggi
-
Menghasilkan madu berkualitas
Apa Kata Pelanggan Kami.?

Terimakasih madu nya bagus dan ORI dan asem manis
%
Konsumen Merasa Puas
- Baik untuk lambung & Pencernaan 96%
- Menambah energi (Imun Booster) 97%
- Tahan dari flu dan batuk (Antioksidan) 96%
- Mempercantik kulit menjadi lebih halus 98%
- Memperbaiki peradangan (Anti inflamasi) 98%
- Dipercaya oleh pengobatan tradisonal 100%
Lokasi Panen Kami
Setiap tetes Madu Keva memiliki asal-usul panen yang jelas dari hutan Indonesia
Madu dari Taman Rajo
Madu ini dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata di kawasan Taman Rajo, Muaro Jambi.
Madu dari Muara Enim
Madu ini dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata di kawasan Muara Enim, Sumatera Selatan.
Madu dari Gunung Wilis
Madu ini dihasilkan oleh lebah Apis mellifera yang menghisap nektar Calliandra yang tumbuh di lereng Gunung Wilis, Jawa Timur.
Madu dari Gunung Muria
Madu ini dihasilkan oleh lebah Apis mellifera yang menghisap nektar kapuk randu di lereng Gunung Muria, Jawa Tengah.
Madu dari Subang
Madu ini dihasilkan oleh lebah Apis mellifera yang menghisap nektar rambutan yang tumbuh subur di kebun rakyat wilayah Subang, Jawa Barat.
Madu dari Ujung Kulon
Madu ini dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata di Pulau Panaitan, kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.
Madu dari Rembang
Madu ini dihasilkan oleh lebah Trigona klanceng yang menghisap nektar multiflora di wilayah Rembang, Jawa Tengah.
Madu dari Sumbawa
Madu ini dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata di Pulau Sumbawa, kawasan Sumbawa Nusa Tenggara Barat.














